TOPNUSANTARA.com – Pengamat Ekonomi Sumatera Utara (Sumut), Gunawan Benjamin mengatakan tekanan di pasar keuangan domestik dalam sepekan kedepan berpeluang terjadi.
Hal ini merujuk pasa kinerja sejumlah bursa global yang di akhir pekan lalu mengalami tekanan. Dipicu oleh membaiknya data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang diterjemahkan sebagai kemungkinan adanya kenaikan suku bunga acuan dalam waktu dekat.
“Dan dalam sepekan ini, sejumlah bank sentral di beberapa negara berkembang diperkirakan akan menaikkan besaran bunga acuannya. Kebijakan tersebut dilakukan guna mengimbangi normalisasi kebijakan moneter global yang dimotori oleh Bank Sentral AS,” kata Dosen UISU ini, Senin (6/6/2022).
Menurutnya lagi, pasar keuangan global akan menghadapi sejumlah tekanan berat seiring dengan kemungkinan data inflasi yang berpeluang menunjukan adanya ancaman bagi pasar keuangan.
“Rilis data inflasi sejumlah negara besar yang diperkirakan masih bertahan tinggi akan membuat pasar keuangan berada dalam tren turun,” tambahnya.
Sementara itu, selama sepekan kedepan belum ada data ekonomi yang secara signifikan mampu mendorong penguatan kinerja pasar saham maupun pasar uang secara keseluruhan.
“Dan bagi IHSG maupun Rupiah, pekan ini berpeluang untuk terkoreksi. Dalam sepekan ini memang akan ada rilis data cadangan devisa nasional. Tetapi diperkirakan tidak akan banyak membantu pasar keuangan kita,” pungkasnya.
Meski demikian, Gunawan meyakini tekanan di pasar keuangan di Tanah Air masih akan sangat terbatas. Tetap menyisahkan kemungkinan kinerja yang baik, khususnya di pertengahan hingga perdagangan di akhir pekan. (r)
Related Posts

Kasasi Ditolak, Tiga Eksekutor Pembakaran Rumah dan Pembunuh Wartawan di Karo Dihukum Seumur Hidup

DPD RI Minta Pemda Sinergi dan Dukung Tugas BPKP Selamatkan Uang Negara

Komisi III DPR RI Anjurkan Polda Sumut Sebagai Polda Percontohan Dalam Penindakan Narkoba

Irjen Dadang Jabat Kapolda Maluku dan Kombes Gidion Dipromosikan Wakapolda Sultra

Kodim 0212/Tapsel Musnahkan 3 Hektar Lahan Ganja

No Responses