Kapolsek Medan Baru : Tidak Dibenarkan Ormas Apapun Untuk Melakukan Kegiatan Sweeping

Kapolsek Medan Baru : Tidak Dibenarkan Ormas Apapun Untuk Melakukan Kegiatan Sweeping

MEDAN BARU, LIPUTANSUMUT.COM – Polsek Medan Baru gelar kegiatan apel 3 pilar plus dalam rangka pengamanan natal 2016 dan tahun baru 2017 di lapangan parkiran Carefour Jalan Gatot Subroto, Medan, Sabtu (24/12/2016) sekira pukul 08.30 Wib.

Dalam kegiatan apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Medan Baru Kompol Ronni Bonic SH SIK MH. Dan dihadiri oleh Camat Medan
Petisah Rahmat Harahap, S.stp, Danramil 01 / Medan Barat Kapt Inf AM Marpaung, Kanit Sabhara Polsek Medan Baru Akp Sudaryanto, Kanit Bimmas Polsek Medan Baru AKP Haryani, Sos, Map, PA Polsek Medan Baru, Seluruh Lurah Kec-Medan Petisah, Medan Baru dan Medan Polonia, Bhabinkamtibmas Polsek Medan Baru, Bhabinsa 01 / Medan Barat, Seluruh Kepling Kec- Medan petisah, Medan Baru dan Medan Polonia serta Organisasi Kepemudaan.

Adapun arahan pimpinan apel Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic SH SIK MH menyampaikan bahwa kita melaksanakan Apel 3 Pilar ini dalam rangka menyambut Perayaan Natal dan Tahun Baru. Yang mana kita ketahui bersama beberapa waktu terakhir ini, Perayaan Natal dan Tahun Baru sering terjadi masalah Intoleransi di beberapa kota di Indonesia, seperti kejadian di Kota Bandung, dimana ada saudara-saudara kita disana melaksanakan Ibadah / Kebaktian di halangi oleh suatu kelompok.

Oleh karena itu, diharapkan kepada 3 Pilar untuk bersama-sama mengingatkan masyarakat untuk saling menghargai saudara-saudara kita yang melaksanakan Ibadah.

” Berikan pemahaman bahwa kita merupakan Negara Pancasila dan bukan Negara Agama,” ungkap Kompol Ronni Bonic.

Bonic juga menyarankan agar memonitoring dan memantau di wilayahnya masing-masing. ” Bila ada kelompok yang seperti kejadian di Bandung, segera melaporkan ke pihak Kepolisian dan Instansi yang berwenang untuk di antisipasi, supaya tidak terulang kembali kejadian yang sama seperti di Bandung beberapa waktu lalu,” katanya.

Dijelaskannya, terkait adanya Fatwa MUI Pelarangan menggunakan Atribut Natal, seperti yang terjadi di beberapa Daerah di Jawa Timur dan Jakarta. ” Kita menghimbau, agar kelompok-kolompok tertentu tidak melakukan Sweeping. Bila hal itu terjadi, langsung arahkan untuk melaporkan ke Intansi terkait supaya di tindak lanjuti,” ajaknya.

” Karena tidak di benarkan Ormas apapun untuk melakukan kegiatan Sweeping, baik itu di Mal, Pusat Perbelanjaan dan Objek-objek lainnya,” tegas mantan Kapolsek Helvetia itu.

Selain itu, terkait adanya kelompok / jaringan teroris yg ditangkap Densus 88, agar 3 Pilar betul-betul memantau dan mengecek orang-orang baru / pendatang yang tinggal di wilayahnya, ” Bila ada kecurigaan terkait orang tersebut, langsung di laporkan kepada pihak Kepolisian untuk di lakukan penyelidikan terkait orang tersebut dan libatkan Tokoh Masyarakat, Agama dan Pemuda,” ajak Bonic.

Sementara itu, Danramil 01 Medan Barat Kapten Am marpaung menyampaikan bahwa apabila 3 pilar sudah bekerja sama antara bhabinkamtibmas, bhabinsa, lurah dan kepling. ” Insya Allah untuk Sumatera Utara pasti aman,” pungkasnya.

Terpisah, dalam arahan Camat Medan Petisah Rahmad ASP H. SSTP menyampaikan Lurah, Kepling, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa, ” Harus tanggap setiap perkembangan yang ada di wilayah kerja masing-masing. Dan sekecil apapun kejadian, harus di laporkan agar tidak menjadi besar,” ajaknya.

” Posko di kantor Camat maupun lurah sudah ada. Untuk itu, setiap 1 jam sekali  yang piket harus patroli dan mengontrol serta mengamankan gereja masyarakat yang lagi melaksanakan ibadah natal,” imbau Camat Medan Petisah. (Red/kz)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan