LIPUTANSUMUT.COM – Puluhan pedagang pasar luaha di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, tiba-tiba mengamuk serta mencaci-maki petugas Satpol-PP Gunungsitoli saat dilakukan pemagaran lokasi dagang mereka, Jumat (14/07/2017) siang.
Mengamuknya para pedagang yang didominasi kaum ibu tersebut, lantaran tidak terima setelah lokasi tempat mereka mengadu nasib, dipasangi pagar seng oleh petugas Satpol-PP.
“Kami bukan binatang pak, jangan kalian pasang pagar seng setinggi ini. Kalau mau pasang pagar cukup seadanya saja, jangan macam pagar kandang babi”, teriak Ina Juang, salah seorang pedagang.
Dari pantauan awak media dilokasi, terlihat pula pedagang lain melakukan perlawanan dengan cara menginjak dan mematahkan tiang pagar yang sebelumnya telah dipasang petugas Satpol-PP.
“Jangan ada perlakuan istimewa diantara kami pak. Kenapa lokasi pedagang sayuran tidak dipasangi pagar, kenapa lokasi kami saja. Atau kalian sudah menerima setoran”, lanjut teriakan Ina Juang.
Mendapat perlawanan keras dari para pedagang itu, petugas Satpol-PP pun menghentikan kegiatan pemasangan pagar seng, sembari berkordinasi terhadap pihak Kepolisian setempat.
Walaupun sempat berhenti sejenak, namun pemasangan pagar seng tetap dilanjutkan petugas Satpol-PP setelah personil Sat Intelkam Polres Nias datang untuk melakukan pengawalan.
Bersarkan informasi dilapangan, pemasangan pagar seng dilokasi pasar luaha dilakukan pasca pekerjaan proyek bernilai milyaran rupiah milik Pemko Gunungsitoli dimulai. Dimana, letak pekerjaan proyek tepat disekitar lokasi pasar. (Tim/Kris)
Related Posts

Dinkes Sumut Beberkan Kendala Penanganan KLB Malaria di Nisel

Polres Nias Limpahkan Laporan Terhadap Anggota DPRD Sumut ke Polda

Kapolres Nisel Pimpin Sertijab Kabag dan Kapolsek Jajaran

Warga Ulu Moro’o Nias Barat Tewas Tertimpa Pohon

Polres Nias Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkada Serentak 2024

No Responses