Oknum Guru SD di Nias Utara Aniaya Pengantar Adeknya

Oknum Guru SD di Nias Utara Aniaya Pengantar Adeknya

LIPUTANSUMUT.COM – Diduga Oknum Guru Sekolah Dasar (SD) Negeri Hilimbaruzo, Desa Sisarahili, Kecamatan Namohalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara berinisial IH melakukan Penganiayaan terhadap Yusman Hulu warga Hiligodu, Desa Laehuwa, Kecamatan Alasa Talumuzoi. Senin, (24/04/2017) sekira pukul 20.00 Wib.

Hal ini diungkapkan korban kepada wartawan. Ia mengatakan, penganiayaan tersebut bermula pada saat adek pelaku berinisial NH meminta tolong untuk mengantar titipan ke rumah orangtuanya di Desa Sisarahili. “Pada awalnya saya sempat menolak dengan alasan sudah mau larut malam. Tapi karena terus di desak, akhirnya saya terpaksa mengikuti keinginan NH,” jelas Yusman Hulu, Jum’at (28/04/2016) sekira pukul 20.00 Wib malam seraya mengatakan bahwa sesampainya di Desa Sisarahili, ia menurunkan NH di depan rumah Ama Devan (abang kandung NH) dengan alasan tidak enak dengan warga karena kondisi sudah malam, dan NH saat itu langsung berjalan kaki menuju rumahnya.

Setelah itu, korban bercerita dengan mertua Ama Devan. Tak lama kemudian, NH bersama Istri Ama Devan pulang ke rumah. Namun, abang bungsu NH berinisial IH menyusul dari belakang dan langsung memarahi korban.

“Saat IH nyampe langsung marah-marah dengan saya bang. Dia bilang, kenapa kamu berani sekali antar adek saya, dan tanpa basa-basi dia langsung menumbuk saya,” kata korban.

Tak terima dengan kelakuan pelaku, korban pun akhirnya membuat laporan pengaduan di Kepolisian Sektor Tuhemberua dengan nomor LP : STPL/24/IV/2017/NS-Tuhem tertanggal 26 April 2017.

“Tidak terimalah saya kelakuan pelaku bang, makanya saya langsung mengambil keputusan untuk melaporkannya di Polsek Tuhemberua,” ucapnya sambil berharap agar pihak kepolisian Polsek Tuhemberua secepatnya menangkap pelaku.

Dari amatan wartawan, pelipis dan mata korban terdapat luka yang cukup serius akibat perbuatan pelaku.

Akan tetapi, belum ada tanggapan resmi dari pihak pelaku terkait kasus ini. Saat dihubungi melalui telepon selluler, nomor pelaku sedang sibuk dan berada diluar jangkauan hingga berita ini di turunkan. (Tim)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan