Kompol AH Dihajar Sepasang Kekasih Keturunan Tionghoa di SPBU Jalan Adam Malik Medan

Kompol AH Dihajar Sepasang Kekasih Keturunan Tionghoa di SPBU Jalan Adam Malik Medan

MEDAN BARU, LIPUTANSUMUT.COM – Masih ingatkah dengan kasus penganiayaan yang dilakukan sepasang kekasih keturunan Tionghoa, Lisa Chandra Cs terhadap Pamen Poldasu, Kompol AH di SPBU Singapore Station Jalan Adam Malik Medan? Kasus tersebut mendapat perhatian serius dari praktisi hukum, Hasbi Sitorus. Ia menduga, pelaku memiliki deking hingga belum juga ditangkap.

“ Kasus ini luar biasa, seorang pamen Poldasu dipukuli didepan umum, ada dugaan kita pelaku memiliki deking hingga masih bisa menghirup udara kebebasan,” kata Hasbi Sitorus melalui telepon selulernya, Sabtu (12/11/2016).

Hasbi juga meminta kepada penyidik Polsek Medan Baru untuk dapat bekerja secara profesional.

“ Pak Kapolsek Medan Baru, harus menangkap dan memproses pelaku penganiayaan terhadap aparat oknum kepolisian. Penyidik harus bekerja profesional dalam menangani kasus ini, harus ada jiwa cinta Korps, harus ada jiwa setiakawan,” tegasnya.

Hasbi menduga, pelaku memiliki deking sehingga nekat menganiaya seorang pamen Polisi didepan umum.

Ketika dikonfirmasi kasus ini kepada Kapolsek Medan Baru, Kompol Roni Bonic. Ia mengatakan, belum melakukan penangkapan dikarenakan masih melakukan pemeriksaan.

“ Pelaku belum ditangkap, masih kita kumpulkan alat bukti dan keterangan saksi,” katanya.

Diberita sebelumnya, seketika warga Jalan Adam Malik, Medan Petisah dihebohkan dengan aksi brutal pasangan kekasih etnis Tionghoa, atas nama Lisa Chandra (28) dan kekasihnya yang nekat menyiksa pamen Poldasu, Kompol AH (45) saat hendak mengisi bensin di SPBU Singapore Station, Rabu (08/11/2016).

Informasi yang didapat wartawan, kejadian brutal tersebut, Minggu (30/10/2016) siang. Korban bersama pelanggan lainnya mengantri untuk mengisi bensin di SPBU Singapore Station Jalan Adam Malik Medan. Namun saat mengantri, pelaku (Lisa) yang saat itu mengendarai mobil Minibus Suzuki Ertiga BK 1233 IK mengisi bensin. Usai mengisi bensin, pelaku tidak langsung pergi malahan berhenti dan bercerita dengan pegawai SPBU. Setelah lama menunggu, korban (Kompol AH) yang mengendarai mobil Fortuner BK 717 SF membunyikan klaksonnya 2 kali dengan tujuan meminta agar pelaku segera melaju. Tak senang diklakson, pelaku menjadi emosi turun dari mobilnya mendekati korban dan marah-marah. Korban yang diteriaki pelaku pun turun dan menjelaskan bahwa pelaku yang salah. Namun tetap saja pelaku mengamuk. Untuk menenangkan pelaku, korban pun kembali menjelaskan bahwa korban adalah seorang Polisi di Poldasu, pelaku bukannya berhenti malah menantang korban. Saat itulah pelaku langsung menyerang korban dengan mendorong tubuh korban hampir terjatuh. Pelaku pun langsung lari kemobilnya berusaha kabur. Saat itulah korban mengejar pelaku dan berusaha menahan mobil pelaku dengan cara mengambil kunci mobil pelaku. Tiba-tiba dari arah belakang, pacar pelaku langsung mencekik leher korban. Lalu pelaku (Lisa) memukulkan kepala korban dan mencakar leher dan punggung korban hingga baju korban robek. Tak terima dengan kelakuan pelaku, korban pun langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Baru. (tim)

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan