Medan, Liputan Sumut – Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) di lingkungan Pemerintah Kota Medan, Kegiatan ini dipandang cukup penting dan startegis sebab akan dapat meningkatkan pemahaman, wawasan dan kemampuan para petugas penyuluh KB, sehingga diharapkan mampu menjadi aparatur yang lebih professional.
Hal ini disampaikan Penjabat Walikota Medan Drs H Randiman Tarigan, MAP diwakili Staf Ahli Walikota Medan dibidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Tunggar,SH, Selasa ( 24/11) di Hotel Grand Antares.
Menurutnya, Pendidikan dan Pelatihan ini merupakan modal pertemuan bagi kita untuk saling tukar informasi dalam meningkatkan kompetensi pengelolaan program kependudukan, Keluarga Berencana (KB) dan pembangunan keluarga.
Randiman juga mengatakan Keluarga Berencana merupakan program pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan ibu dan anak,keluarga serta masyarakat pada umumnya. Berhasilnya program Keluarga Berencana diharapkan dapat menurunkan angka kelahiran, sehingga laju pertumbuhan penduduk dapat dikendalikan. dengan demikian, taraf kehidupan dan kesejahteraan rakyat diharapkan akan lebih meningkat.
Selain itu, program KB juga bertujuan untuk mewujudkan keluarga berkualitas melalui promosi , perlindungan dan bantuan dalam mewujudkan hak-hak reproduksi serta membina ketahanan dan kesejahteraan keluarga.
Salah satu program Keluarga Berencana adalah keberadaan para penyuluh keluarga Berencana. Penyuluh KB merupakan seseorang yang diberi tugas, tanggung jawab,wewenan, dan hak secara penuh untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan, pergerakan, pelayanan, evaluasi dan pengembangan program keluarga berencana. Penyuluh KB sebagai ujung tombak yang memiliki peran cukup penting sebagai fasilitator, dinamisator dan motivatordalam menggerakkan masyarakat, terutama pada wilayah kelurahan, gdalam pengelolaan dan pelaksanaan program keluarga berencana ditingkat lapangan.
Diharapkan kepada peserta Diklat penyluhan KB ini hendaknya dapat lebih dekat dengan calon peserta Kb dan masyarakat, tentunya melalui komunikasi yang lebih efektif, sehingga peran serta masyarakat semakin baik dan maksimal dalam mewujudkan program Keluraga Berencana.
Fakhruddin, SH selaku Kepala Kantor Diklat Kota Medan dalam laporannya mengatakan maksud dan tujuan dilaksanakannya Diklat ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap penyuluh KKB dalam memantapkan dan menjaga Keberlangsungan pelaksanaan program kependudukan dan Keluarga Berencana di Kota Medan.
Menurut Fakhruddin, Indikator keberhasilan KB ditandai dengan kemampuan peserta mengenai perencanaan program kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga dalam pembangunan daerah. Partisipasi masyarakat,kerjasama pendidikan kependudukan, angka kredit penyuluh, dasar-dasar demografi, pendataan keluarga /pemutahiran data keluarga serta pencatatan dan pelaporan program kependudukan, KB dan Pembagnunan keluarga.
” Jumlah peserta diklat diikuti 60 peserta, terdiri dari pejabat Fungsional Penyluh KB (PLKB) dari tiap-tiap Kecamatan se kota Medan, peserta dibagi 2 angkatan, yang dilaksanakan selama 7 hari, mulai Selasa tanggal 24 Nopember sampai 1 Desember 2015, bertempat di Hotel Grsnd Antares Sisinga Mangaraja. Sedangkan Nara sumber dari Pusdiklat Kependudukan dan KB RI Pusat yaitu Roberta dan Sogianto,” jelas Fakhruddin. (Kzega)
Related Posts

Dishub dan Camat Medan Petisah Tertibkan Parkir di Jalan Gatot Subroto dan Jalan Nibung Raya

Terima Audiensi PTPN IV, Wali Kota Medan Bahas Program CSR

Pemko Medan Kaji Rencana Penurunan Tarif Parkir

Jawab Pandangan Fraksi DPRD Medan, Rico Waas Tegaskan Komitmen Pembangunan dan Pelayanan Publik

Bendera One Piece Berkibar di Pengadilan Militer I-02 Medan

No Responses