TOPNUSANTARA.com – Beberapa hari belakangan, Polda Sumut dan jajarannya tengah aktif memberantas aktivitas perjudian. Teranyar, markas judi di Perumahan Elite Komplek Cemara Asri yang disebut-sebut memiliki omset 1 miliar per hari digerebek petugas, Selasa (9/8/22) kemarin.
Meski begitu, praktik perjudian masih saja ditemukan di Sumatera Utara khususnya Kota Medan. Untuk itu, petugas diharapkan dapat juga menggerebek praktik judi seperti di di Yang Lim Plaza dan Pasar 7 Marelan yang terkenal memilik omset miliaran per hari.
“Kita mengapresiasi penggerebekan tersebut. Hanya saja, kita minta ketegasan itu berlaku ke semua lokasi judi tanpa pandang buluh,” tegas Ketua Komisi I DPRD Medan Robi Barus SE, Rabu (17/8/22).
Dijelaskan Robi, penggerebekan yang dilakukan petugas di kawasan Pasar 7 Marelan beberapa waktu lalu juga terkesan seremonial. Pasalnya, petugas tidak mendapati pemain maupun bandar judi saat menggerebek lokasi yang terkenal kebal hukum tersebut.
“Ini ada apa? Bagaimana bisa penggerebekan tidak menghasilkan apa-apa. Berarti ini sudah bocor. Kita semua tahu lokasi judi itu sangat ramai pemainnya setiap hari dan memiki omset miliaran,” ucapnya.
Roby mengakui, bahwa sangat sulit memberantas praktik judi baik online maupun offline di Kota Medan. Hal itu lantaran adanya dugaan oknum tertentu di kepolisian yang memelihara praktik judi tersebut.
“Hal ini dibuktikan dari terungkapnya salah satu petinggi Polri diduga menjadi bandar besar judi online. Jujur saja lah kita, siapa yang berani melanggar hukum kalau tidak diback-up aparat penegak hukum. Harusnya kita malu, sudah merdeka 77 tahun tapi belum bisa memberantas praktik-praktik yang melanggar hukum,” ketusnya,” imbaunya.
Robi menegaskan, bahwa tidak ada orang yang lebih kuat dari Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo dalam institusi Polri. Oleh sebab itu, perintah orang nomor satu di tubuh Polri tersebut harus dijalankan seluruh jajarannya.
“Jadi tidak ada yang bisa membekingi praktik judi tersebut, karena sudah instruksi Kapolri langsung. Jika instruksi orang nomor satu di jajaran kepolisian tidak diindahkan bawahan, saya pun gagal paham dengan melihat situasi tersebut,” ungkapnya.
Namun, Robi yakin bahwa Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak adalah sosok yang bersih dan mampu menjalankan instruksi Kapolri serta tugas dengan baik.
“Kita harap penindakan yang dilakukan tidak setengah-setengah, sehingga kebijakan yang dibuat jelas dan tidak abu-abu. Ini merupakan momen yang pas, karena Polri tengah melakukan pembersihan besar-besaran,” jelasnya.
Tak hanya pihak kepolisian dan pemerintah, Robi juga mengajak para ulama agar bisa bersama-sama memberantas praktik perjudian di Kota Medan tersebut.
“Semua memiliki peran dalam memberantas judi ini. Semoga ini bisa kita laksanakan dan para bandar judi itu bisa segera ditangkap pihak berwajib,” tandas politisi PDIP ini. (r)
Related Posts

Antisipasi Penculikan Anak, DPRD Minta Disdikbud Medan Terbitkan Juknis Penjemputan Siswa

Pansus RPJMD 2025-2029 Harap Pemko Medan Fokuskan Pembangunan di Medan Utara

Tekan Angka Pengangguran, DPRD Minta Pemko Medan Permudah Birokrasi Investasi

DPRD Sumut Minta Pemerintah Cabut Izin THM yang Terindikasi Narkoba

Agustinus Zega Resmi Dilantik Anggota DPRD Sumut

No Responses