TOPNUSANTARA.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) yang akan segera melakukan perbaikan sejumlah infrastruktur jalan-jalan di Provinsi Sumut. Proyek perbaikan jalan ini mengucurkan anggaran Rp2,7 triliun.
Dikatakan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut Bambang Pardede, pengerjaannya akan dimulai tahun ini dan ditargetkan sudah rampung pada tahun 2023 medatang.
Adapun beberapa ruas jalan yang akan dibangun di antaranya ruas jalan Kuala-Simpang Marike di Langkat (akses kawasan wisata Bukit Lawang), ruas Jalan Tanjung Balai-Pasar I-batas Labura di Kabupaten Asahan (akses menuju sentra pertanian), ruas Jalan Gonting-Janji Raja di Samosir (akses KSPN Danau Toba), ruas Jalan Silimbat-Parsoburan di Toba (jalan pintas menuju KSPN Danau Toba), ruas jalan Sibuluan-Aek Horsik di Tapanuli Tengah, ruas Jalan Sipenger-Marancar-Sipirok di Tapanuli Selatan, ruas jalan Pematangsiantar-Pematang Raya di Simalungun, ruas jalan Aek Godang-Sihaporas di Padang Lawas.
Selain jalan, ada sekitar 389,2 meter jembatan dan 71.000 meter drainase yang juga akan dibangun. Di antaranya jembatan yang pernah dijanjikan Gubernur Edy Rahmayadi untuk diperbaiki yakni Jembatan Idano Oyo pada Jalan Provinsi ruas Hilimbuasi-Mandrehe di Nias Barat dan Jembatan Bandar Pulo pada jalan Provinsi ruas Simpang 3 Namu Unggas Tangkahan di Langkat.
Bambang juga berjanji, mulai tahun 2022, pemeliharan jalan provinsi akan dilakukan secara rutin. Sehingga apabila ada sedikit saja kerusakan jalan, akan langsung diperbaiki. “Tahun ini, tidak ada satu meter pun jalan provinsi yang tidak ada tuannya, minimal pemeliharaan rutin,” sebut Bambang.
Ditambahkan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Sumut Mulyono skema pendanaan tahun jamak memiliki manfaat yang lebih besar. Selain itu, pada prinsipnya Pemprov Sumut memberikan kesempatan yang luas untuk para penyedia barang dan jasa.
“Perbaikan ini tentunya juga akan membuat masyarakat Sumut bermartabat. Selain itu juga akan membuat masyarakat Sumut betul-betul merasakan pembangunan. Sebab dimanapun tolak ukur pembangunan selalu dari jalan ketika jalan itu bagus maka yang lain-lain akan berdampak dalam segala hal terutama di perekonomian. Mempermudah akses pengantaran barang dan lainnya,” pungkasnya. (r)
Related Posts

Kodam I/BB Terima Kedatangan 3 Set Jembatan Modular di Pelabuhan Belawan

Diduga Terlibat Kasus Penganiayaan, Polda Tunggu Hasil Gelar Perkara Tentukan Status Megawati Zebua Anggota DPRD Sumut

3 Aliansi Kota Tanjungbalai Minta Majelis Hakim Hukum Seberat-Beratnya Rahmadi Terduga Bandar Narkoba

Cipayung Plus Kota Medan Akan Gelar Aksi Unras di Kantor Kanwil DJP Sumut I

Kejatisu Periksa 40 Saksi Soal Kasus Dugaan Korupsi Citraland Pekan Ini

No Responses