Seolah tak ada habisnya, permasalahan terus muncul di bagian keuangan Kabupaten Gayo Lues. Mulai dari rendahnya serapan anggaran, belum cairnya dana Safari Ramadhan, kini dana Manasik Haji dan Pengantar CHJ juga tak dibayarkan ke dinas terkait.
Kondisi ini jelas semakin membuktikan lemahnya kinerja Kaban Keuangan Kabupaten Gayo Lues.
Informasi yang dihimpun, carut marutnya kondisi ini lantaran penggunaannya salah input diawal. Sebab, sumber anggarannya Dana Alokasi Khusus (DAK) harus diganti dengan DAK Murni.
Diketahui, ada aturan Permenkeu terbaru No 110 Tahun 2023 dan SPM yang dimajukan bendahara dinas Syari’at Islam selalu ditolak oleh pihak keuangan.
Menanggapi kondisi itu, Aktivis Lira, M Purba menilai Kaban Keuangan Kabupaten Gayo Lues seolah mempertontonkan lemahnya kinerjanya.
“PJ Bupati Gayo Lues harus segera menegur Kaban Keuangan agar hal tersebut bisa segera diatasi dan menemukan solusi yang tepat. Ini tidak boleh berlarut-larut,” tegasnya, Rabu (29/5/24).
Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak keuangan Kabupaten Gayo Lues (red/p)
Related Posts

Kasasi Ditolak, Tiga Eksekutor Pembakaran Rumah dan Pembunuh Wartawan di Karo Dihukum Seumur Hidup

DPD RI Minta Pemda Sinergi dan Dukung Tugas BPKP Selamatkan Uang Negara

Komisi III DPR RI Anjurkan Polda Sumut Sebagai Polda Percontohan Dalam Penindakan Narkoba

Irjen Dadang Jabat Kapolda Maluku dan Kombes Gidion Dipromosikan Wakapolda Sultra

Kodim 0212/Tapsel Musnahkan 3 Hektar Lahan Ganja

No Responses