
Aktivitas LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Kabupaten Gayo Lues, M Purba, SH mendesak Ka’ban Keuangan mengambil langkah serius untuk meningkatkan realisasi anggaran pemerintah daerah yang hingga saat ini masih minim.
Purba mengatakan, serapan anggaran yang rendah berdampak buruk pada perekonomian Kabupaten Gayo Lues, sebagaimana kita ketahui tanpa perputaran dari APBK pertumbuhan ekonomi Gayo Lues akan jalan di tempat dan menurun drastis.
“Sebab, dengan adanya serapan anggaran tersebut tentu akan mengurangi jumlah pengangguran dikalangan masyarakat. Contohnya buruh kasar akan bekerja di proyek fisik milik pemerintah yang dikerjakan oleh rekanan,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui di LPSE bahwa banyak pekerjaan insfrastruktur yang sudah tender dan anggarannya bersumber dari DAK (Dana Alokasi Khusus).
“Kita juga meminta kepada Penjabat Bupati Gayo Lues, Drs Alhudri MM untuk segera menegur Ka’ban keuangan terkait lambannya menangani persoalan yang ada saat ini,” katanya.
Pasalnya, sebagaimana kita ketahui bahwa dana DAK (Dana Alokasi Khusus) hingga saat ini belum juga masuk ke RKUD Kabupaten Gayo Lues.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi sebelumnya kepada Ka’ban Keuangan H.Sukri, SE.MM mengatakan bahwa Dana DAU -SG dan Doka sudah masuk di RKUD Badan Pengelola Keuangan Daerah.
“Namun DAK fisik hingga saat ini belum turun dari pusat, karena adanya keterlambatan laporan dari salah satu SKPK,” bebernya. (red/tim)
Related Posts

Kasasi Ditolak, Tiga Eksekutor Pembakaran Rumah dan Pembunuh Wartawan di Karo Dihukum Seumur Hidup

DPD RI Minta Pemda Sinergi dan Dukung Tugas BPKP Selamatkan Uang Negara

Komisi III DPR RI Anjurkan Polda Sumut Sebagai Polda Percontohan Dalam Penindakan Narkoba

Irjen Dadang Jabat Kapolda Maluku dan Kombes Gidion Dipromosikan Wakapolda Sultra

Kodim 0212/Tapsel Musnahkan 3 Hektar Lahan Ganja

No Responses