TOPNUSANTARA.COM – Praktik perjudian di Sumatera Utara tampaknya terus berkembang. Bahkan, para bandar judi yang memiliki tumpukan rupiah terus melebarkan sayapnya hingga kepelosok desa.
Seperti yang ada di Komplek Horas Kampung Pon, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Praktik perjudian ketangkasan dengan merek Casper yang diketahui milik seorang pria turunan Tionghoa bernama Akik yang digadang-gadangkan memiliki omset ratusan juta perhari terus beroperasi dengan mulus tanpa ada hambatan dari pihak manapun.
Mirisnya, baik aparat penegak hukum Polresta Serdang Bedagai dan Poldasu tak juga berani melakukan penggerebekan. Ada Apa?
Apakah benar, jika bandar judi ketangkasan di Kompek Horas Kampung Pon, Kecamatan Sei Bamban, Kab. Serdang Berdagai itu telah menyewa apara penegak hukum dari satuan samping, atau ada oknum aparat penegak hukum yang ikut bergabung menjadi bandarnya sehingga pihak kepolisian tidak berani menggerebeknya?
Yang jelas, jika dikatakan pihak penegak hukum tidak mengetahui keberadaan lokasi judi tersebut sangat tidak mungkin. Pasalnya, lokasi judi ketangkasan yang berada di Komplek Horas Kabupaten Serdang Bedagai itu, hanya beberapa kilo meter saja dari kantor polisi Polsek setempat.
“Tidak mungkin tidak tau bang, setiap desa (kelurahan) mereka kan ada petugas Babinkamtibmas dan Babinsa, jadi mana mungkin mereka tidak mengetahui lokasi judi itu,” kata RA(45) yang mengaku tinggal tak jauh dari lokasi judi tersebut.
Warga juga mengungkapkan, lokasi perjudian merek Casper yang berada di Komplek Horas PON, Kecamatan Sei Bamban, Serdang Bedagai sudah hampir 1 tahun lamanya beroperasi. Namun, tak sekalipun lokasi judi tersebut digrebek polisi.
Sementara, dari pantauan wartawan di lokasi, Rabu (12/1/2022) sekitar j 02.00 wib dinihari, lokasi judi ketangkasan di Kompek Horas PON, Kecamatan Sei Bamban, Serdang Bedagai, Sumatera Utara ini masih tetap buka dan ramai dikunjungi pemain.
Bahkan, saat wartawan masuk ke dalam, terlihat puluhan mesin judi ketangkasan berada di dalam lokasi tersebut.
Terungkap juga, pengelolah sekaligus bandar judi yang disebut-sebut bernama Akik itu bukan hanya menyediakan mesin judi tembak ikan, terlihat juga puluhan mesin judi ketangkasan berjejer disetiap sudut tembok bangunan seperti mesin judi slot dan roullete.
Selain itu, sang pengelola menyediakan dua lokalisasi judi ketangkasan di dalam Komplek Horas PON tersebut. (red/bersambung)
Related Posts

Kodam I/BB Terima Kedatangan 3 Set Jembatan Modular di Pelabuhan Belawan

Diduga Terlibat Kasus Penganiayaan, Polda Tunggu Hasil Gelar Perkara Tentukan Status Megawati Zebua Anggota DPRD Sumut

3 Aliansi Kota Tanjungbalai Minta Majelis Hakim Hukum Seberat-Beratnya Rahmadi Terduga Bandar Narkoba

Cipayung Plus Kota Medan Akan Gelar Aksi Unras di Kantor Kanwil DJP Sumut I

Kejatisu Periksa 40 Saksi Soal Kasus Dugaan Korupsi Citraland Pekan Ini

No Responses