TOPNUSANTARA.com – Usai menyelesaikan beberapa tugas pentingnya di Bali, Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia Silaturahmi Dengan Forkopimda, Firman Jaya Daeli melakukan kunjungan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Di sana, Firman melakukan silaturahmi dan diskusi dengan Kapolda NTB, Irjen Pol M Iqbal, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTB, Tomo Sitepu dan komunitas lainnya.
Sembari dinner di RM Langko, Mataram, Lombok, Firman pun tampak berdiskusi dengan hangat bersama Kapolda NTB, Irjen Pol M Iqbal yang didampingi Dirlantas, Dirreskrimum, Dirintelkam, Dirpolair dan beberapa perwira menengah lainnya.
Setelah itu, Firman pun tampak berkunjung ke beberapa lokasi wisata di NTB seperti Senggigi, Kuta dan Mandalika Internasional Street Circuit. Selanjutnya bersilaturahmi ke ruang Kajati NTB, Tomo Sitepu.
Dikatakan Firman, bahwa NTB adalah sebuah daerah otonom tingkat Provinsi di Indonesia yang terdiri dari banyak pulau. Selain itu, NTB juga tentu memiliki modal kekuatan dan potensi kekayaan dalam sejumlah bidang.
“Mandalika Internasional Street Circuit merupakan sebuah oase strategis monumental dan kultural. Selain itu, kawasan Mandalika sungguh-sungguh sangat melekat dan menyatu secara relasional dan emosional dengan alam semesta secara menetap dengan keberadaan hamparan pantai, lautan serta bukit dan pegunungan yang ekologis, hijau, sejuk, teduh, jernih, bening, indah dan kondusif,” ucap Firman.
Dijelaskannya, Provinsi NTB semakin terkenal, tumbuh, tangguh dan maju karena dikuati dan dimaknai dengan kebudayaan dan kesejarahan yang kaya dan penuh dengan nilai-nilai lainnya. Ekosistem beserta infrastruktur dan suprastruktur perekonomian menjadi serangkaian perihal yang semakin menguati dan memengaruhi NTB.
“Pemajuan perekonomian, perikanan, pertanian dan kepariwisataan daerah, pada gilirannya meletakkan dan mengembangkan NTB pada posisi strategis dan menentukan. Bidang kebudayaan dan kepariwisataan tentu berposisi dan berperan untuk membangkitkan dan menggerakkan pemulihan, pergerakan, dan pertumbuhan ekonomi. Juga memengaruhi dan menentukan kualitas pelayanan dan perlindungan warga serta penguatan masyarakat dan daerah,” terangnya.
Lanjutnya, di Provinsi NTB juga terdapat sejumlah kawasan utama pengembangan dan pemajuan bidang perikanan, pertanian, kebudayaan, kepariwisataan dan lain-lain. Beberapa kawasan wisata pada dasarnya tumbuh dan berkembang dalam kerangka perekonomian kreatif dan produktif.
“Tentunya semua tidak terlepas dari prestasi Kapolda, Kajati serta semua stakeholder di Provinsi NTB dalam percepatan pemulihan ekonomi maupun target vaksinasi,” pungkas Firman. (red)
Related Posts

Antisipasi Penculikan Anak, DPRD Minta Disdikbud Medan Terbitkan Juknis Penjemputan Siswa

Pansus RPJMD 2025-2029 Harap Pemko Medan Fokuskan Pembangunan di Medan Utara

Tekan Angka Pengangguran, DPRD Minta Pemko Medan Permudah Birokrasi Investasi

DPRD Sumut Minta Pemerintah Cabut Izin THM yang Terindikasi Narkoba

Agustinus Zega Resmi Dilantik Anggota DPRD Sumut

No Responses