Terkait Kasus Penipuan Modus Masuk Akpol, Poldasu Buru Perantara Korban dan Tersangka

Terkait Kasus Penipuan Modus Masuk Akpol, Poldasu Buru Perantara Korban dan Tersangka

TOPNUSANTARA.com – Ditreskrimum Polda Sumatera Utara sedang mengejar seorang pria berinisial ES yang mengenalkan tersangka penipuan dan penggelapan modus masuk Akademi Kepolisian (Akpol) dengan korbannya.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi menyebutkan, awalnya korban Syaful Bahri dengan tersangka IW dikenalkan oleh ES. “Korban dan tersangka baru sekali bertemu. Keduanya dikenalkan oleh ES. Jadi anak korban mau masuk Akpol. Kemudian ES mengenalkan korban dengan IW,” ucapnya, Senin (20/12/2021).

Setelah pertemuan di kafe Kota Medan itu, ES minta tolong kepada IW untuk mengurus anak korban masuk Akpol. “Kemudian korban mengirim uang pengurusan itu. Uang telah diterima dari korban adalah sebesar Rp600 juta, yang diterima oleh IW dengan cara mentransfer sebesar Rp400 juta ke rekening Bank Mandiri milik IW, dan Rp200 juta ke Rekening Bank BRI atas nama Sukardi,” jelasnya.

Lanjutnya, pihaknya sedang mengejar ES yang mengenalkan korban dengan tersangka IW. “Kita sudah lakukan pemanggilan terhadap ES, kemudian N dan Sukardi. Kini kasusnya masih terus kita kembangkan,” pungkas Juru Bicara Poldasu ini.

Diketahui, Direktorat Reskrimum Polda Sumut membongkar praktik penipuan dan penggelapan dengan modus menjanjikan lolos seleksi penerimaan taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Sabtu (18/12/21). Dari pengungkapan ini, petugas mengamankan seorang tersangka IW. (r)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan