Jelang Natal dan Tahun Baru, Pengendara Akan Dicek Aplikasi PeduliLindungi

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pengendara Akan Dicek Aplikasi PeduliLindungi

TOPNUSANTARA.com – Menjelang Perayaan Hari Raya Natal 25 Desember Dan Tahun Baru 1 Januari 2022, Polres Pematangsiantar bakal melakukan pengecekan terhadap penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi pengendara roda dua dan empat.

Hanya saja, hal itu belum dilakukan dan masih sebatas simulasi yang berlangsung di lapangan apel Polres Pematangsiantar Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Proklamasi Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar.

Simulasi ini turut disaksikan para peserta rapat Koordinasi seperti, Waka Polres Pematangsiantar, Kompol Ismawansa, Anggota DPRD, Astronout Nainggolan serta seluruh peserta rapat. Nantinya, Simulasi pengecekan pengguna aplikasi PeduliLindungi bagi Pengendara diberlakukan mulai tanggal 23 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 mendatang.

Waka Polres Pematangsiantar, Kompol Ismawansa menjelaskan, penerapan pengecekan terhadap penggunaan aplikasi PeduliLindungi bakal diterapkan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam rangka pengamanan Operasi Toba 2021.

“Untuk itu, kita dari pihak Kepolisian (Polres Siantar) meminta kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan perayaan Nataru agar tetap menerapkan protokol kesehatan,” himbau Kompol Ismawansa, Senin (20/12/2021).

Tak hanya itu, Kompol Ismawansa kembali menaruh harapan kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi peraturan protokol kesehatan, agar perayaan Nataru kali ini berjalan dengan lancar dan penularan covid-19 berkurang.

Sementara Kasubag Humas Polres Pematangsiantar, AKP Rusdi Ahya mengatakan, penerapan penggunaan aplikasi PeduliLindungi ini akan berlangsung di perbatasan atau pintu masuk dan keluar Kota Pematangsiantar.

“Jadi penerapan penggunaan Aplikasi PeduliLindungi ini ada di perbatasan, seperti di Jalan Medan (Sigagak) dan Simpang Dua Lintas Siantar Parapat,” ujarnya.

Lanjutnya, apabila nantinya ada masyarakat yang ditemukan belum melakukan vaksin, maka petugas yang berada di Pos akan melakukan tes antigen dan dilakukan vaksinasi terhadap pengendara tersebut. “Apabila ada masyarakat yang didapati reaktif covid-19, maka petugas langsung melakukan pengamanan dan langsung diantarkan ke rumah singgah untuk diisolasi mandiri,” tandas Ismawansa. (r)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan