TOPNUSANTARA.COM – Judi semakin hari semakin berkembang diwilayah Provinsi Sumatera Utara. Bahkan para bandar judi dadu, togel dan tembak ikan terus memperluas usaha ilegal mereka hingga ke pelosok.
Seperti diketahui baru-baru ini arena judi dadu di Desa Aji Baho, Kecamatan Sibiru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Judi yang beromset ratusan juta rupaih perhari itu, hingga kini belum digerebek polisi. Ada apa dengan penegak hukum di sumut?
Ataukah benar kabar yang beredar bahwa panitia dan bandar judi tersebut bisa mengatur aparat penegak hukum? Atau juga aparat penegak hukumnya benar-benar takut melakukan penggerebekan lokasi judi tersebut?
Hal itu terbukti, hingga saat ini lokalisasi judi tersebut berjalan dengan mulus tanpa ada gangguan dari Polsek Biru-biru mau Polresta Deliserdang.
“Judi ini sudah buka kurang lebih 3 bulan bang, namun tidak pernah digerebek aparat kepolisian baik Polsek Biru-biru maupun Polresta Deliserdang dan Polda Sumut. Aman kalilah kalau main judi di lokasi itu,” kata salah seorang warga yang nggan mau menyebut namanya kepada wartawan, Selasa (02/11/2021) siang.
Pria kurus tinggi itu berharap, agar lokasi judi tersebut secepatnya digerebek oleh aparat kepolisian.
“Kita warga disini berharap pak agar lokasi judi itu secepatnya ditutup dan bandarnya ditangkap oleh pihak kepolisian karena kita tidak ingin anak muda disini terpengaruh dengan keberadaan judi itu,” ucapnya.
Lagian, tambah dia, judi mana diperbolehkan beroperasi di negara ini. Dan kalau saya tidak salah, kata dia, Kapolri dan Kapolda Sumut telah memerintahkan jajarannya untuk memberantas berbagai aktifitas perjudian di negera ini. (Zega/Bersambung)
Related Posts

Cegah Peredaran Narkoba, THM Lion Executive Lounge Dan KTV Diawasi Ketat

Sediakan PSK, Diminta Polisi Tangkap Pengelola Hotel Sibayak di Jalan Nibung Raya

Cegah Peredaran Narkoba, THM Lion Executive Lounge Dan KTV Diawasi Ketat

THM Lion KTV di Razia, tidak Ditemukan Peredaran dan Pengguna Narkoba

Pemko Medan Imbau THM Patuhi Semua Aturan Operasional

No Responses