PERCUT | TOPNUSANTARA.COM :
Setahun sudah laporan kasus penikaman Reguel Purba (22), warga Dusun 3, Desa Cinta Damai, Kec Percut Sei Tuan, Polsek Percut Sei Tuan belum juga mampu menangkap pelaku.
Kekecewaan ibu tiga anak ini, Jimmi Br Siagian (50), warga Dusun 3, Desa Cinta Damai, Kec Percut Sei Tuan, semakin besar, karena laporan pengaduannya LP/737/K/III/2020/SPKT Percut, tanggal 31 Maret 2020, tentang penikaman anak keduanya, Reguel Purba tak juga menemukan titik terang, sebab pelaku Marhatan Sitanggang alias Tahan Sitanggang, warga Desa Cinta Damai Kec Percut Sei Tuan juga, tak kunjung ditangkap.
“Padahal surat penangkapan yang dikeluarkan Polsek Percut telah terbit dan pelaku kerab sembunyi sembunyi pulang ke rumah keluarganya di Desa Cinta Damai ini dan saya meminta agar polisi dapat menangkap Tahan Sitanggang Cs,” kata Jimmi Br Siagian
Menurut Jimmi Br Siagian, hal itu berawal, Senin (30/3) sekira pukul 21.00 WIB, dimana Jimmi Br Siagian yang saat itu sedang dirumah, mendengar anak paling kecilnya, Trilen Br Purba yang sedang berada diluar rumah, memanggil dirinya agar keluar rumah.
Setelah keluar rumah, Jimmi Br Siagian melihat anaknya Reguel Purba sedang dikeroyok dan dipukuli oleh pelaku Tahan Sitanggang Cs.
Melihat itu,korban langsung menjerit minta tolong, lalu warga yang mendengar dan mengetahui hal itu, datang dan melerai pengeroyokan yang dilakukan Tahan Sitanggang Cs.
Kemudian Reguel Purba yang mengalami satu tusukan pisau pada perut kiri dan 2 tusukkan pada tangan kiri, langsung dibawa ke Klinik D Tono Tampubolon, namun karena peralatan tak lengkap dan hanya untuk pertolongan pertama, akhirnya korban dibawa ke RSU Pirngadi Medan, sedangkan Tahan Sitanggang Cs langsung kabur dari lokasi kejadian.
“Anak saya dirawat selama seminggu, makanya saya yang melaporkan hal itu ke Polsek Percut, tapi hingga kini, pelaku belum juga dapat ditangkap Polsek Percut,” ungkapnya sedih.
Mengakhiri, istri dari Anton Purba tersebut kembali mengutarakan bahwa dirinya sempat bersama polisi Polsek Percut yang saat itu mau menangkap pelaku dengan mememegang surat penangkapan,namun ketika sampai di rumah pelaku, Polisi yang bersamanya malah duduk dan mengobrol dengan pihak keluarga pelaku.
“Saat itu saya dengan beberapa polisi percut yang salah satunya bernama Hermansyah jumpa di Tambak Bayan dan langsung menuju rumah pelaku, tapi sampai disana mereka malah duduk seakan bertamu,padahal saat itu terlihat pelaku sedang makan di depan rumah dan ketika mobil kami sampai yang kebetulan saya didalamnya, masih melihat pelaku masuk ke dalam rumah, tapi saat polisi percut kembali ke mobil,malah mengatakan bahwa pelaku tidak ada, kecewa kali saya, sampai saya bilang,apa karena saya orang susah,makanya kasus ini seakan jalan ditempat,” pungkasnya.
Kapolsek Percut, AKP Janpiter Napitupulu dan Kanit Reskrim, Iptu Karo Karo ketika dikonfirmasi melalui WA, minggu (14/3) belum membalas.
Related Posts

Viral Korban Pencurian Jadi Tersangka, Ini Penjelasan Polisi di Medan

Diminta Kapolrestabes Medan Jangan Tebang Pilih Dalam Memberantas Judi dan Narkoba

Gerebek Jermal 7, Inisial M Terduga Bandar Sabu Berhasil Kabur dari Sergap Polisi

Dua Pelaku Pencurian Ditangkap Polsek Medan Timur

Dalam Kurun 2 Bulan, Poldasu Tangkap 149 Penyalahgunaan Narkoba

No Responses