


TOPNUSANTARA.COM – Puluhan warga kepulauan nias provinsi sumatera utara yang meranto di kota medan, memohon bantuan kepada seluruh kepala daerah di kepulauan nias dan wakil rakyat agar diperhatikan mereka. Pasalnya, para warga nias yang ngekos disamping pajak petisah kota medan tersebut, sudah satu bulan lebih dikelurkan dari pekerjaan karena corona dan biaya kebutuhan untuk makanan sehari-hari mereka sudah tidak ada lagi.
“Sudah satu bulan lebih kami dikelurkan dari pekerjaan karena corona bang dan biaya untuk makanan sehari-hari kami disini sudah tidak ada lagi,” keluh Delima Lase kepada wartawan di Medan, Senin (04/05/2020).
Yang lebih sedihnya lagi, kata Delima, ada beberapa kami anak kos disini yang belum membayar uang kos karena tidak ada uang lagi.
“Ada puluhan kami warga dari nias disini yang belum membayar uang kos karena sudah diberentikan dari pekerjaan,” ucapnya.
Selain itu, kami yang ngekos disini rata-rata memiliki KTP dari kampung halaman dan belum memiliki KTP Medan sehingga kami susah untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah kota medan.
“Kami yang ngekos disini rata-rata memiliki KTP dari kampung sehingga kami susah untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah kota medan,” jelas Delima Lase seraya menitipkan No. HP dan KTP mereka masing-masing. (K.Zega)
Related Posts

Kodam I/BB Terima Kedatangan 3 Set Jembatan Modular di Pelabuhan Belawan

Diduga Terlibat Kasus Penganiayaan, Polda Tunggu Hasil Gelar Perkara Tentukan Status Megawati Zebua Anggota DPRD Sumut

3 Aliansi Kota Tanjungbalai Minta Majelis Hakim Hukum Seberat-Beratnya Rahmadi Terduga Bandar Narkoba

Cipayung Plus Kota Medan Akan Gelar Aksi Unras di Kantor Kanwil DJP Sumut I

Kejatisu Periksa 40 Saksi Soal Kasus Dugaan Korupsi Citraland Pekan Ini


No Responses