LIPUTANSUMUT.COM -Pembangunan proyek marak di kecamatan Hamparan Perak, diduga merupakan proyek ‘siluman’. Sebab sejauh ini pelaksanan proyek tersebut sudah berlangsung tidak ada plang proyek terpasang di lokasi bangunan.
Hal tersebut dikatakan, Ketua KNPI Kecamatan Hamparan Perak Ilham SH, merasa miris Kenapa?miris karena banyaknya proyek siluman yang kita tidak mengetahuinya, akibat proyek tersebut dampaknya sangat luar biasa bagi masyarakat,dari mulai kalangan Pemuda, anak-anak, orang tua. kenapa damkpaknya itu sangat besar,karena jalan itu rusak berdampak luas yang tidak sesuai contoh masuk tanah timbun itu ac-nya berkisaran 35 sampai 40 ton.
” Bila hujan turun akibat tanah timbun proyek jatuh ke jalan raya membahayakan pengguna jalan, belum lagi jalan menjadi rusak akibat proyek tersebut” Sebut Ilham Kepada wartawan, Rabu (14/11/18) Sore.
Masih kata Ilham, sedangkan jalan kita ini hanya 3C ini yang dapat mencakup 1 sampai 7 ton Bagaimana tanggapan kita semua apa nggak miris selaku Pemuda, hancurnya Jalan Kecamatan hamparan perak yang kita cinta ini diakibatkan banyaknya proyek siluman yang tidak bertanggung jawab.
“jadi Harapan Kita bagi pengusaha. Yang membangun di kecamatan hamaparan perak untuk lebih memperhatikan dampak lingkungan di sekitarnya termaksud infrastruktur” ucap Ketua PK KNPI Hamparan Perak itu.
Lanjut kata Ilham, Bagi intansi terkait cobalah dulu bersama untuk menyelesaikan dan memperbaiki serta membangun Kecamatan Hamparan Perak yang kita sayangi ini.
“Pesan untuk Kecamatan maupun pemerintah khususnya muspika Kecamatan Hamparan Perak dan pada umumnya Kabupaten Deli Serdang Mari sama-sama kita melihat kebawah Jangan melihat ke atas” Kata Pria asli Hamparan Perak ini
Menurutnya, sejauh ini ada beberapa titik jalan yang rusak kalau titik jalan yang rusak ini hampir sekitar 4 desa yang menghubungkan akses ke kota Medan dan langkat akibat rusaknya Jalan 4 Desa ini desa klambir desa selemak desa hamparan perak serta Desa Bulu Cina ini menghambat akses perekonomian masyarakat karena struktur jalan yang rusak
“Jadi dampak bagi mereka yang ingin berjualan ke Marelan tidak bisa untuk membawa sayur-sayuran serta anak-anak yang ingin bersekolah terhalang karena harus berhati-hati, begitu juga sepeda motor ini sangat berhati-hati, karena apa? di hamparan perak itu banyak sekali mobil besar yang masuk membuat jalan berlubang bila saja jatuh bisa saja nyawa melayang” ujarnya
Harapan kita selaku pemuda bagi masyarakat dan intansi terkait khususnya pemuda mari bersama-sama bergadangang tangan untuk menjaga lingkungan aman dan damai agar sentiasa untuk dapat di perhatiakan.(sadam)
Related Posts

Kodam I/BB Terima Kedatangan 3 Set Jembatan Modular di Pelabuhan Belawan

Diduga Terlibat Kasus Penganiayaan, Polda Tunggu Hasil Gelar Perkara Tentukan Status Megawati Zebua Anggota DPRD Sumut

3 Aliansi Kota Tanjungbalai Minta Majelis Hakim Hukum Seberat-Beratnya Rahmadi Terduga Bandar Narkoba

Cipayung Plus Kota Medan Akan Gelar Aksi Unras di Kantor Kanwil DJP Sumut I

Kejatisu Periksa 40 Saksi Soal Kasus Dugaan Korupsi Citraland Pekan Ini

No Responses