LIPUTANSUMUT.COM – Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara gelar perobatan gratis Tahun Anggaran 2017 di empat Kabupaten se – Sumatera Utara dengan anggaran keseluruhan Rp 150 juta termasuk Kabupaten Nias Utara dan Kabupaten Nias Selatan.
Hal ini disampaikan oleh Doktor Melifitriani kepada liputansumut.com. Ia menjelaskan bahwa program ini termasuk progaram pemerintahan saat ini yakni Presiden RI Ir. Joko Widodo. “Dimana pelayanan perobatan dasar adalah terhadap masyarakat desa daerah tertinggal di indonesia,” bebernya, Rabu (16/05/2017).
Beliau juga menyebutkan, dari dinas kesehatan provinsi sumut bersama rombongan kerja sama dengan dinas kesehatan kabupaten nias utara sumut untuk mevasilitasi kegiatan tersebut di Kabupaten Nias Utara, dilaksanakan di Kecamatan Afulu dan pelaksanaannya terbagi dua lokasi. “Pada hari pertama dipusatkan di desa laurufadoro yang tergabung yakni desa faekhu na’a dan desa sifaoroasi. Sementara hari kedua dipusatkan di desa sisobahili yang bergabung desa laurusatu, desa harewakhe, desa ombelata afulu, dan desa afulu,” terangnya.
Dikatakannya, kegiatan ini berdasarkan program pemerintahan presiden saat ini melalui dinas kesehatan propinsi sumut pada tahun 2017. “Yang mana kesehatan itu sangat penting kepada masyarakat atau keluarga tidak mampu terutama bagi desa-desa tertinggal yang jauh dari tempat perobatan. Dalam kegiatan ini, pihak dinas kesehatan propinsi sumut bekerja sama dengan dinas kesehatan kabupaten dan kecamatan untuk mevasilitasinya,” paparnya.
Namun, kami untuk melakukan perobatan gratis dari dinas kesehatan provinsi sumatera utara ada keterbatasan alat-alat pemeriksaan seperti penyakit dalam. “Pun demikian, tetap kita layani karena Doktor yang kita bawa adalah Doktor spesialis dan obatnya juga hanya obat pel dan sirup. Mungkin pada program tahun berikutnya akan kita lengkapi sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Doktor Melifitriani.
Sementara itu, ketika liputansumut.com melakukan konfirmasi kepada beberapa masyarakat yang berobat mengatakan bahwa dengan adanya pelayanan tersebut mereka sangat berterimakasih. “Karena selama ini kami sangat terbatas menerima perobatan secara gratis seperti ini dikarenakan sebagian besar masyarakat tidak memiliki kartu BPJS sehingga setiap berobat kami tetap membayar,” ungkap masyarakat Desa Sisobahili yang tidak mau menyebutkan namanya satu persatu.
Dalam kegiatan tersebut didampingi oleh Sekdes Desa Sisobahili, Nisura Zalukhu. (Febeanus Zalukhu)
Related Posts

Kodam I/BB Terima Kedatangan 3 Set Jembatan Modular di Pelabuhan Belawan

Diduga Terlibat Kasus Penganiayaan, Polda Tunggu Hasil Gelar Perkara Tentukan Status Megawati Zebua Anggota DPRD Sumut

3 Aliansi Kota Tanjungbalai Minta Majelis Hakim Hukum Seberat-Beratnya Rahmadi Terduga Bandar Narkoba

Cipayung Plus Kota Medan Akan Gelar Aksi Unras di Kantor Kanwil DJP Sumut I

Kejatisu Periksa 40 Saksi Soal Kasus Dugaan Korupsi Citraland Pekan Ini


No Responses