Rion: Masyarakat Harus Menjauh dari Narkoba

Rion: Masyarakat Harus Menjauh dari Narkoba

MEDAN, LIPUTANSUMUT.COM – Para aktifis anti narkotika se Kota Medan akan berkumpul dan merencanakan program-program kerja dalam melakukan pendekatan dengan masyarakat terutama bagi pemuda dan pelajar sebagai upaya memberikan kesadaran agar tidak terlibat atau menyentuh yang namanya narkoba dan barang terlarang lainnya. Menyatukan persepsi dan saling berkoordinasi untuk menyelamatkan generasi bangsa.

Ajang berkumpulnya para aktifis anti narkotika dalam bentuk Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kota Medan yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu 18 Februari 2017 mendatang di Gedung Serbaguna Pemko Medan di Jalan Rotan Petisah Medan.

Ketua Panitia Rakercab DPC Granat Kota Medan, Rion Aritonang SH kepada liputansumut.com didampingi Sekretaris Panitia Yafie Qobar Rambe M.Si dan Bendahara Panitia Dedi Siregar, SSos Sabtu (04/02/2017) di Jalan Raden Saleh Medan menyampaikan bahwa Rakercab Granat Kota Medan tanpa membuat dan mengedarkan proposal bantuan dana, supaya acara tidak terkontaminasi oleh pihak-pihak yang mencoba mempengaruhi tujuan Ormas Granat hadir di masyarakat. Dan diharapkan pada pelaksanaan di awal tahun ini menghasilkan sinergisitas para aktifis anti narkoba yang ada di kecamatan-kecamatan Kota Medan serta sejumlah perguruan tinggi.

“ Akan ada output yang positif dalam mensinergikan potensi-potensi yang dimiliki para aktifis yang peduli dalam menyelamatkan generasi bangsa,” jelas Rion dan juga Wakil Ketua DPC Granat Kota Medan itu.

Rion menyebutkan bahwa sudah berkali-kali disampaikan Ketua DPC Granat Kota Medan, Sastra SH MKn dalam berbagai pertemuan dan kegiatan sosialisasi serta penyuluhan, agar para aktifis yang tergabung dalam Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) mengajak masyarakat menggelorakan semangat memerangi peredaran narkoba dengan memberikan pengaruh di masyarakat.

“ Kalau para bandar narkoba mempengaruhi masyarakat, khususnya para anak muda untuk menggunakan narkoba. Maka Granat bersama masyarakat berperang dengan mempengaruhi masyarakat agar tidak mencoba dan terlibat narkoba,” tegas Rion sembari berharap agar semakin banyak masyarakat yang berani berperan dengan memulai dari lingkungan keluarga, tetangga hingga kepada teman.

Menurutnya, tidak mungkin masyarakat tak mengetahui mengenai peredaran narkoba di lingkungannya, namun karena merasa lebih banyak yang mendukung para bandar oleh masyarakat, sehingga sulit untuk memiliki keberanian atas kepedulian itu.

Oleh karena itu, katanya, dengan semakin banyaknya yang tergabung dalam Ormas Granat ini maka dipastikan akan mempersempit ruang gerak peredaran narkoba, khususnya di Kota Medan yang menurut informasi untuk narkoba jenis sabu-sabu saja sudah 20 kilogram beredar setiap hari.

” Kalau berkaitan penindakan terhadap para penjual dan pengedar sudah ada aparat hukum serta lembaga yang berwenang seperti Badan Nasional Narkotika (BNN) dan Kepolisian RI. Granat tidak bersentuhan fisik dengan para bandar itu, namun Granat berperang dengan saling mempengaruhi agar masyarakat menjauhi narkoba,” tandasnya. (R.A)

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan