Poldasu Gelar Rapat Rakernis Tentang Lalu Lintas

Poldasu Gelar Rapat Rakernis Tentang Lalu Lintas

SUMUT, LIPUTANSUMUT.COM – Pada hari Rabu, (02/11/2016) sekira pukul 09.08 Wib bertempat di Aula Catur Prasetya Mapolda Sumut dilaksanakan Rakernis Fungsi Lalu Lintas dalam rangka “ Peningkatan Pelayanan Publik dan Pencegahan Pungli Bidang Lalu Lintas serta Kesiapan Pelaksanaan Operasi Zebra Toba-2016”.

Acara tersebut dihadiri Kapolda Sumut Irjen Pol H. Rycko Amelza Dahniel, Msi, Waka Polda Sumut Brigjen Pol Adhi Prawoto, SH, pejabat utama Polda Sumut, Kasat Lantas, Kasubbag Bin Ops Lantas, Kanit Reg Ident dan Kanit Patroli Lantas Sejajaran Polda Sumut.

Sebelum acara dimulai, Dir Lantas Polda Sumut Kombes Pol Drs. M.Yusuf menyampaikan rapat kerja fungsi lantas ini sebagai tindak lanjut Direktif Presiden dan Kapolri tentang pelayanan publik yang bebas dari pungli serta kesiapan untuk melaksanakan Operasi Zebra yang dilaksanakan selama 14 Hari untuk menciptakan kondisi yang aman dan tertib sebelum Operasi Lilin.

Selain itu, Dir Lantas Poldasu juga menayangkan vidiotron tentang tertib lalu lintas yang akan dibagikan kepada seluruh Kasat Lantas untuk dipasang dipusat-pusat pelayanan publik seperti di SIM dan Samsat.

Sementara itu, Kapolda Sumut mengatakan bahwa petugas yang bertugas di fungsi lantas adalah pejabat negara yang dipilih oleh Polri untuk menciptakan Kamseltibcar Lantas.

Rakernis ini sangat penting sebagai moment melakukan evaluasi sudah sejauh mana fungsi lantas melaksanakan perogram Promoter Kapolri khususnya Point 1 dan 2 “ Pemantapan Reformasi Internal Polri Dan Peningkatan Pelayanan Publik Yang Lebih Mudah Bagi Masyarakat Dan Berbasis Teknologi Infomasi ”.

” Bapak Presiden juga menekankan agar Polri selalu hadir untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara serta melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya,” kata Kapoldasu, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel.

Kapoldasu menjelaskan, (Program Nawacita point 1 dan 4) saat ini Public Trust terhadap Polri sangat rendah. Dimana pada era demokrasi ini kehendak atas negeri ini ada ditangan rakyat kalau rakyat tidak percaya lagi kepada Polri bisa aja Polisi diberikan kepada instansi lain atau kewenangannnya direduksi atau dibonsai/dikecilkan.

Commander Wish Kapolda Sumut ada tiga strategi, 1. Meningkatkan Kinerja dan Modernisasi. 2. Melakukan Pembenahan Kultur.  3. Meningkatkan Kemampuan Mengelola Media. ” Fungsi lantas senantiasa berhadapan langsung kepada masyarakat harus menjadi etalase positif Polri, tunjukkan kepada masyarakat bahwa kita benar-benar serius melakukan Operasi Saber Pungli sebagaimana Perpers RI Nomor 87 tahun 2016 tentang Satgas Saber Pungli dimana Irwasum adalah Ketuanya, pastikan pelayanan lantas (SIM, STNK, BPKB,dll) bersih dari percaloan dan pungli dengan prinsip “ Bersihkan Kedalam dan Sapu Keluar ” , tegas Kapoldasu.

Selanjutnya, Kapolda Sumut mengatakan bahwa Polisi adalah sebagai wasit yang adil, Polisi bukan alat kekuasaan, bukan alat kelompok dan bukan mencari keuntungan (No Politic, No Clique, No Profit), tidak boleh berpihak kepada satu kelompok, tidak boleh menunjukkan kekuasaan karena banyak harta.

Ia menekankan  kepada seluruh Kasat Lantas untuk mengatur lalu lintas dijalan, di pos lantas tidak sendirian karena Polisi lalu lintas adalah menjadi target dari teroris.

Kapoldasu juga berharap, agar Dir Lantas, Dir Intel dan Reserse melakukan pengamanan tertutup kepada petugas yang bertugas dilapangan.

Diakhir sambutannya menyampaikan agar seluruh Kasat Lantas meningkatkan kepercayaan kepada masyarakat terutama di Sumut. ” Dengan meningkatkan kinerja, mendekatkan Polisi dengan rakyatnya, Pembenahan Kultur dan Peningkatan kemampuan mengelola media, pasti semuanya akan berjalan dengan baik,” tandasnya mengakhiri. (Red)

 

 

 

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan