Anggota DPR RI Kunjungi Koptan HPPLKN di Desa Helvetia

Anggota DPR RI Kunjungi Koptan HPPLKN di Desa Helvetia

LABUHAN DELI, LIPUTANSUMUT.COM – Menyikapi undangan dari para kelompok tani Himpunan Penggarap Pengelola Lahan Kosong Negara (HPPLKN) atas sengketa lahan yang nyaris merenggut nyawa para masyarakat, Suasana Dachi, SH, datangi posko koptan, Selasa (25/10/2016) sore.

Tujuan kedatangan wakil rakyat dari komisi VIII DPR – RI itu untuk melihat langsung suasana di posko HPPLKN, Jalan Serbaguna Pasar IV, Desa Helvetia, Kec. Labuhan Deli.

Saat itu, dirinya melihat penderitaan para masyarakat yang tak henti-hentinya menguraikan air mata mengadu segala perbuatan para premanisme yang mencoba mengusir para kelompok tani.

“ Beginilah kondisi kami disini pak, perhatikanlah kami pak. Bapak adalah wakil kami di pusat sana, kami disini membangun rumah seadanya saja pak. Udah capek kami mengontrak pak, apa salah kami warga negara Indonesia memiliki tempat tinggal yang layak dan mengelola lahan kosong ini,” ungkap masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya.

Dalam pertemuan itu, Sekretaris HPPLKN, Syaifal Bahri, SE menjelaskan, kronologis konflik dengan pihak-pihak ketiga yang tak bertanggung jawab. “ Sejak tahun 2000, saya sudah menggarap disini pak. Konflik terus terjadi di lahan garapan ini. Sabtu lalu, sekitar ratusan orang yang tergabung dalam kelompok FKPPI 0201 Medan yang diketuai oleh Wing Zore Ketaren, mengepung kami bahkan mengusir saya dari sini,” terang Syaifal kepada wakil rakyat itu.

Setelah menampung aspirasi masyarakat, wakil rakyat ini pun meminta kepada para kelompok tani HPPLKN untuk menahan diri dan mengikuti seluruh prosedur yang ada.

“ Saya telah mendengar seluruh keluhan saudara-saudara saya di lahan garapan ini. Memang persoalan tanah di Sumatera Utara ini tidak pernah ada penyelesaian. Tidak ada satu kasus pun yang pernah diselesaikan, saya janji akan mengawal terus kasus ini di Jakarta. Saya akan mendesak pihak-pihak terkait, setelah nanti pak Syaifal kembali melayangkan surat history tanah ini, agar menjadi pedoman saya dalam menggiring kasus tanah di Pasar IV ini,” kata Suasa Dachi, anggota komisi VIIII DPR RI itu.

Selain itu, dia juga berharap agar para masyarakat menahan diri dari bentrok fisik terhadap pihak-pihak lain.

“ Saya minta kepada seluruh saudara-saudara saya ini, jangan ada yang terpancing dan terprofokasi. Bentrok fisik adalah tindakan konyol yang akan menimbulkan korban yang berjatuhan. Saya tidak ingin hal-hal tersebut terjadi, saya berharap sekali lagi agar saudara-saudara saya menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada saya,” ucap mantan anggota DPRD Sumut itu.

Usai mendengarkan aspirasi para masyarakat, Suasana Dachi, SH pun berkeliling untuk melihat beberapa rumah yang menjadi korban konflik Sabtu (22/10/2016) lalu. (Tim)

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan