Sumut, liputansumut.com – Budidaya buah Naga telah menjadi salah satu primadona bagi para petani buah di Indonesia karena komoditas ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan budidayanya cukup mudah dan produksinya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal tetapi hasil dapat diekspor ke luar negeri.
Hal ini dikatakan oleh Babinsa Koramil 02 Kutalimbaru di sela-sela pelaksanaan gotong royong pembuatan/pengecoran tiang penyangga untuk penanaman buah naga di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (30/06/2016).
” Fungsi tiang ini adalah sebagai alat penopang agar tanaman buah naga tidak mudah roboh. Dengan sendirinya, akar pohon buah naga akan melilit tiang saat tumbuh besar. Gunakan tiang dari besi dengan diameter sekitar 8 hingga 10 cm,” jelas Babinsa Koramil 02 Kutalimbaru.
Pastikan pemasangannya tepat agar tidak mudah goyah. Bila perlu, berikan kaki-kaki yang membuat tiang ini kuat dan kokoh untuk menopang akar tanaman buah naganya. (K.zega)
Related Posts

Kasasi Ditolak, Tiga Eksekutor Pembakaran Rumah dan Pembunuh Wartawan di Karo Dihukum Seumur Hidup

DPD RI Minta Pemda Sinergi dan Dukung Tugas BPKP Selamatkan Uang Negara

Komisi III DPR RI Anjurkan Polda Sumut Sebagai Polda Percontohan Dalam Penindakan Narkoba

Irjen Dadang Jabat Kapolda Maluku dan Kombes Gidion Dipromosikan Wakapolda Sultra

Kodim 0212/Tapsel Musnahkan 3 Hektar Lahan Ganja

No Responses