Sumut, LS – Pangdam I/BB Mayjen TNILodewyk Pusung melaksanakan panen perdana Padi Kartika I-82 Di Demplot Milik Yonif Raider 100/PS Namu sira-sira Binjai, Kamis (31/03/2016).
Dalam sambutan Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk Pusung mengatakan sebagaimana diketah
” Untuk itu Presiden RI Bapak Ir. Joko Widodo memberikan target swasembada pangan tiga Tahun untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri dengan program Indonesia,” jelas Pangdam l/BB.
Berdaulat pangan. Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah tersebut, Kodam l/BB beserta jajarannya bersama-sama dengan pemerintah daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota sampai ke tingkat Desa telah melakukan upaya-upaya khusus untuk meningkatkan produksi Padi, Jagung dan Kedelai sesuai dengan instruksi Presiden yaitu terwujudnya swasembada pangan.
” Seluruh yang hadir di tempat ini dalam rangka membuktikan kesungguhan dengan memanen padi Kartika l-82 di Dem Area milik Yonif Raider 100/PS. Ada sekitar 46 hektar sawah yang dijadikan sebagai DemArea
Demplot Padi Kartika l-82. Jika hasilnya belum sesuai target, perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui permasalahan yang menyebabkan target tidak tercapai.
” Hasil evaluasi dapat dijadikan sebagai bahan kajian untuk meningkatkan produksi dimasa yang akan datang. Sehingga penting dilakukan untuk bahan masukan kepada para petani melalui para penyuluh dan pendamping petani di wilayah masing-masing, setelah panen ini akan dilakukan penanaman Jagung dilahan Yonif Raider 100/PS,” tegas Pangdam l/BB.
Plt. Gubernur Sumatera Utara Ir. H. Tengku Erry Nuradi, MSI dalam sambutannya yang di bacakan Kepala Dinas Pertanian Provsu H. M. Azhar Harahap mengatakan swasembada pangan merupakan salah satu program prioritas dalam pembangunan pertanian di Sumatera Utara, hal ini sesuai dengan arahan Presiden RI bahwa Indonesia harus mampu swasembada pangan sampai Tahun 2017.
” Pada periode tanam mulai dari bulan Oktober tahun 2015 lalu sampai dengan September 2016 akan datang Provinsi Sumatera Utara menargetkan tanam Padi sebesar 830.700 ha, dengan target Oktober 2015 sampai dengan Maret 2016 sebesar 418.496 ha. Sampai dengan saat ini telah tercapai realisasi tanam Padi sebesar 420.965 ha(100,59%),” jelasnya.
Produksi Padi tersebut masih berpotensi untuk ditingkatkan produktivitasnya yang saat ini sebesa 51,74 kw/ha dan akan terus mengalami kenaikan dengan tersedianya sarana dan prasarana termasuk penggunaan teknologi pertanian.
Ketersediaan teknologi dan fasilitas lainnya tentu tidak cukup tanpa dukungan dari semua pihak dan pada kesempatan ini juga kami sampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian RI dan TNI Angkatan Darat serta jajarannya sertapara stakeholder pertanian seperti petugas penyuluhan pertanian, lembaga swadaya masyarakat / kontak tani Nelayan andalan untuk selalu berperan aktif mulai dari tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten/Kota dan Provinsi untuk selalu bekerja sama mewujudkan ketahanan pangan di Provinsi Sumatera Utara.
” Kita harus mempunyai keyakinan bahwa upaya pemerintah untuk memberhasilkan swasembada pangan akan dapat terwujud jika kita lakukan dengan kerja tim yang baik. Sumatera Utara telah ditetapkan sebagai salah satu lumbung beras di Indonesia. Keberhasil
Related Posts

Kodam I/BB Terima Kedatangan 3 Set Jembatan Modular di Pelabuhan Belawan

Diduga Terlibat Kasus Penganiayaan, Polda Tunggu Hasil Gelar Perkara Tentukan Status Megawati Zebua Anggota DPRD Sumut

3 Aliansi Kota Tanjungbalai Minta Majelis Hakim Hukum Seberat-Beratnya Rahmadi Terduga Bandar Narkoba

Cipayung Plus Kota Medan Akan Gelar Aksi Unras di Kantor Kanwil DJP Sumut I

Kejatisu Periksa 40 Saksi Soal Kasus Dugaan Korupsi Citraland Pekan Ini

No Responses