Nias Utara, LS – Oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Nias Utara berisial Lanfosns (nama samaran ) diduga poligami alias mempunyai istri dua orang.
Yang lebih anehnya lagi, istri pertamanya beragama kristen dan istri ke duanya beragama muslim.
Menurut informasi yang didapat liputansumut.com bahwa Lanfons ini menikahi istri keduanya di tanah karo dan memiliki dua anak. Sementara istri pertamanya berada di nias, di kecamatan tuhemberua, dan juga sudah memiliki anak bahkan ada anaknya juga yang sudah menjadi PNS di lingkungan pemerintah Kabupaten Nias Utara.
Dari sejumlah informasi tentang poligami oknum PNS ini salah satu kasi di penanggulangan bencana kabupaten nias utara tempat bekerja Lanfons (12/03/2016) membenarkan bahwa pada bulan Februari pernah datang di kantor mereka seorang perempuan boru hasibuan beragama muslim mengaku sebagai istri Lanfosn dan sudah menikah setahun yang lalu di tanah karo sambil menunjukkan bukuh nikah yang dikeluarkan oleh depatermen Agama tanah karo dan saat itu karna Lanfons juga belum masuk kantor dengan bantuan teman-teman maka kita bisa pertemukan mereka berdua di salah satu rumah teman kantor kita dan hingga sampai saat ini belum kita ketahui bagaimana perkembangannya, sambil menggeleng-gelengkan kepala pertanda kagetnya oknum PNS tersebut.
” Padahal dia itu Pendeta di salah satu aliran beragama kristen,” jelas Kasi Penanggunglanan Bencana Kabupaten Nias Utara.
Mendengar oknum pns yang poligami ini, wartawan liputansumut.com mencoba menghubungi Lanfons, namun nomor handphone selularnya tidak aktif. Jadi, tetangganya membenarkan bahwa sudah tersiar tentang poligami Lansfons tersebut di daerah mereka.
” Hanya saja tidak mau membesar-besarkan informasi tersebut Pak,” ucapnya.
Tak hanya sampai distu, liputansumut.com juga mencoba meghubungi Istri kedua Lanfons di nomor 08216850XXXX dan membenarkan bahwa dirinya adalah Istri Lansfons dan mereka menikah setahun yang lalu di tanah karo.
” Tapi belakangan ini Lansfons tidak pernah memberikan nafkah kepada saya,” ucap Istri kedua Lansfons.
Makanya pada bulan Februari lalu katanya, saya datang ke kantornya di nias utara dan meminta pertanggung jawabnnya didepan pimpinannya, dan dia berjanji pada hari itu, dia akan bertanggung jawab. Namun, sampai saat ini saya hubungi nomor hpnya sudah tidak aktif lagi.
” Kalau tidak ada tanggungjawabnya, maka saya akan laporkan dia ke pihak penegak hukum,” ancam br. hasibuan itu melalui handphone selularnya mengakhiri.( Y.H )
Related Posts

Cegah Peredaran Narkoba, THM Lion Executive Lounge Dan KTV Diawasi Ketat

Sediakan PSK, Diminta Polisi Tangkap Pengelola Hotel Sibayak di Jalan Nibung Raya

Cegah Peredaran Narkoba, THM Lion Executive Lounge Dan KTV Diawasi Ketat

THM Lion KTV di Razia, tidak Ditemukan Peredaran dan Pengguna Narkoba

Pemko Medan Imbau THM Patuhi Semua Aturan Operasional

No Responses